SUMBERSUKO - Kantor Desa Sumbersuko menjadi saksi kegiatan yang menggabungkan keindahan alam dan kreativitas seni pada 30 April 2025. Pemerintah Desa Sumbersuko, di bawah kepemimpinan Kepala Desa H. Saiful Ma'arif, menggelar pelatihan ecoprint yang diikuti dengan antusias oleh anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Sumbersuko.
Pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan potensi ekonomi kreatif kaum perempuan di desa ini, turut didampingi oleh perwakilan dari kecamatan. Kehadiran perwakilan kecamatan menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap inisiatif-inisiatif pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.
Kepala Desa H. Saiful Ma'arif dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat dan partisipasi aktif ibu-ibu PKK dalam mengikuti pelatihan ecoprint ini. Beliau menekankan bahwa ecoprint bukan hanya sekadar menghasilkan kain bermotif alami yang indah, tetapi juga memiliki nilai edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan kekayaan alam secara berkelanjutan.
"Ecoprint ini adalah cara kita menyentuh alam dan menjadikannya sebuah karya seni yang unik. Saya berharap, pelatihan ini dapat membuka wawasan baru dan memunculkan ide-ide kreatif yang nantinya bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga," ujar H. Saiful Ma'arif dengan penuh harap.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa pemerintah desa akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini, yang tidak hanya meningkatkan keterampilan individu tetapi juga memperkuat potensi ekonomi desa secara keseluruhan.
Perwakilan dari kecamatan yang turut hadir memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Sumbersuko atas inisiatifnya dalam menyelenggarakan pelatihan ecoprint. Beliau menyampaikan bahwa keterampilan ecoprint memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan desa yang memiliki daya tarik pasar. "Kami dari pihak kecamatan siap memberikan pendampingan lebih lanjut, baik dari segi produksi maupun pemasaran, agar produk ecoprint dari Desa Sumbersuko dapat dikenal lebih luas," katanya.
Para peserta pelatihan, yang merupakan anggota PKK Desa Sumbersuko, terlihat sangat antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan oleh narasumber. Mereka belajar teknik dasar ecoprint, mulai dari pemilihan daun dan bunga sebagai pewarna alami, prosesMordanting (pengikatan warna), hingga teknik penataan danPerebusan (penguncian warna) pada kain.
Selama pelatihan, para peserta tidak hanya mendengarkan teori tetapi juga langsung praktik membuat karya ecoprint mereka sendiri. Berbagai motif unik dan menarik tercipta dari sentuhan tangan kreatif ibu-ibu PKK, memanfaatkan keindahan dedaunan dan bunga-bunga yang ada di sekitar lingkungan mereka.
Kegiatan pelatihan ecoprint ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pengembangan potensi ekonomi kreatif di Desa Sumbersuko. Dengan keterampilan yang telah diperoleh, anggota PKK diharapkan dapat menghasilkan produk-produk ecoprint yang memiliki nilai jual, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan memajukan perekonomian desa. Semangat dan antusiasme yang terpancar dari para peserta menjadi modal berharga untuk mewujudkan harapan tersebut.